Sistem Peletakan Barang di Gudang

Sistem peletakan barang untuk setiap gudang dapat berbeda-beda, tergantung dari banyak faktor: jenis barang yang disimpan, luas gudang, peralatan yang yang digunakan.

Satu sistem bisa saja cocok untuk suatu gudang tetapi tidak untuk gudang yang lain meskipun barang-barang yang disimpan mempunyai jenis yang yang sama. Pada prinsipnya, ada 3 sistem peletakan barang yang dapat dipilih:

  • Memory locating system
  • random locating system
  • dedicated locating system

Memori locatin system adalah sistem peletakan yang paling sederhana. Setiap jenis barang dapat diletakkan dimana saja secara acak. Posisi barang diketahui dengan mengandalkan ingatan personil gudang.  Bila jumlah jenis barang sedikit, setiap jenis barang mudah dibedakan dari jenis yang lain dan diinginkan utilisasi ruang yang paling maksimal, sistem ini adalah sistem yang paling cocok. Kelemahannya tentu karena sistem terlalu mengandalkan keberadaan individu personil gudang.
Random locating system mirip dengan memory locating system dimana barang dapat diletakkan dilokasi dimana saja di area penyimpanan, tetapi bedanya, sistem ini mencatat dimana lokasi barang. Sistem ini cocok bila utilisasi ruang diinginkan maksimal tetapi barang yang disimpan berukuran besar (misalnya dalam kemasan jumbo bag). Kelemahan sistem ini adalah adanya pekerjaan tambahan, yaitu pencatatan lokasi barang setiap ada barang baru disimpan, setiap ada pengeluaran barang dan setiap ada perpindahan lokasi barang.

Dedicated locating system adalah sistem dimana setiap jenis barang mempunyai lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Sistem ini cocok bila dalam gudang terdapat banyak jenis barang dan diinginkan kemudahan dalam pencarian barang. Sistem ini juga cocok bila barang yang disimpan adalah barang-barang yang memerlukan aturan pemisahan dalam penyimpanan seperti barang-barang berbahaya dan beracun. Kelemahan sistem ini adalah utilisasi ruang yang tidak maksimal. Suatu lokasi bisa saja tidak digunakan bila jenis barang yang seharusnya disimpan disitu sedang kosong atau dalam tingkat stock yang tidak penuh.
Sistem mana yang seharusnya digunakan? pertimbangannya banyak. Sebagai acuan dasar:

  • Makin banyak jenis barang, kecenderungan sistem yang dipakai adalah dedicated locating system.
  • Makin besar barang yang disimpan, kecenderungan sistem yang dipakai adalah random locating system.
  • Bila cycle time pengeluaran barang harus cepat, kecenderungannya adalah dedicated locating system.
  • Bila utilisasi ruang harus semaksimal mungkin (misalnya karena keterbatasan area), kecenderungannya adalah random locating system.

Bagaimana bila, misalnya utilisasi ruang harus maksimal sementara cycele time pengeluran harus cepat? tinggal pilih mana yang harus dikorbankan.

Untuk mengakomodir berbagai faktor pertimbangan tadi, gudang-gudang bisa pula mengkombinasikan lebih dari sistem. Misalnya, barang yang disimpan dalam satuan pallet disimpan di zona khusus dengan sistem random, sementara barang yang kecil ditempatkan di zona dengan rak-rak menggunakan dedicated locating system.

Leave a Reply