Apa itu ISO?

Menarik bahwa pertanyaan itu masih lumayan banyak dilontarkan? Apa itu ISO? Dalam bahasa jawa artinya bisa. Tapi bahasa betawi itu isi perut sapi. Tapi tentu bukan ISO itu yang dimaksud.

ISO adalah organisasi standarisasi internasional. International organisational organisation. Harusnya memang IOS. Tapi organisasi ini memang sengaja menamakan dirinya dengan ISO. Mengapa? Namanya juga organisasi standarisasi. Untuk orang menyebut organisasi merekapun mereka ingin terstandarisasi: ISO. Dan juga ada maknanya sebetulnya. Dalam bahasa latin iso itu artinya kesetaraan. Masih ingat isobar?  Kalau Anda di SMU belajar fisika mungkin ingat. Itu artinya tekanan tetap. Atau tekanan setara.

Fungsi ISO adalah menerbitkan berbagai standar. Standar diperlukan untuk mempermudah hidup orang. Coba lihat sim card handphone anda. Apakah ukurannya sama antara sim card simpati dan mentari? tentu sama. Mengapa mereka bisa kompak membuat sim card yang ukurannya sama? Bukan karena mereka janjian. Tapi karena ada standar industrinya. Apakah mereka boleh membuat ukuran sim card yang beda? Tidak ada yang larang tapi sim card tersebut tak akan bisa digunakan di handphone manapun karena industri handphone menggunakan standar yang sama.

ISO menerbitkan berbagai macam standar. Dari barang kecil semacam mur dan baut sampai hal-hal yang tidak kita pikirkan seperti pintu keluar pesawat luar angkas. Semuanya untuk satu tujuan: Mempermudah orang memproduksi barang dan mempermudah orang mencari barang yang diperlukan. Lihat lebih lengkapnya di situs resmi ISO.

Tetapi bila orang menanyakan apa itu ISO, biasanya pertanyaan itu merujuk pada standar sistem manajemen. Khususnya standar ISO 9001, standar yang mungkin paling populer yang pernah dikeluarkan oleh ISO. Mengapa? Karena beda dengan misalnya dengan ISO 4725 yang membahas tentang ukuran baut, yang hanya relevan dengan masalah teknik, ISO 9001 relevan dengan semua bidang industri.

Lalu apa itu ISO 9001?

Beda dengan hampir semua standar lain yang dikeluarkan ISO, yang membahas tentang spesifikasi sebuah produk tertentu, ISO-9001 adalah standar sistem manajemen mutu. Isinya bukan ukuran baut harus berapa, lebar harus berapa, panjang harus berapa, tapi apa yang harus dilakukan oleh setiap organisasi untuk dapat membuat produk yang bermutu, apapun produknya. Entah itu produknya adalah baut, mobil, pesawat, atau juga layanan seperti layanan kesehatan, layanan pendidikian dan lain-lain.

ISO 9001 itu berisi persyaratan-persyaratan tentang:

  • Apa yang harus dilakukan pihak manajemen untuk menjamin mutu produknya
  • Apa yang harus dilakukan saat merancang produk
  • Apa yang harus dilakukan sebelum memproduksi produk atau memberikan layanan
  • Apa yang harus dilakukan setelah memproduksi produk atau setelah memberikan pelayanan
  • Dan sebagainya. Semuanya terkait dengan ‘apa yang harus dilakukan organisasi’ untuk dapat menjamin mutu produknya agar pelanggan puas.

Untuk bahan bacaan tentang persyaratan dalam ISO 9001 ada banyak disitus ini. Sebagai tahap awal mungkin dapat Anda baca  ISO-9001 – Pendahuluan.

Riwayat ISO 9001

ISO 9001 pertama terbit pada tahun 1987. Setelah itu ada beberapa kali ISO 9001 drevisi sampai terakhir direvisi pada tahun 2015. Makanya sekarang namanya ISO-9001:2015.

Mengapa ISO 9001 selalu mengalami perubahan? Pertama karena aturan di ISO sendiri, dimana setiap standar yang dikeluarkan harus ditinjau setiap 5 tahun sekali. Apakah masih relevan dengan kondisi kekinian? apakah perlu dirubah? Kedua karena dunia industri memang terus berkembang dan membutuhkan aturan yang lebih baik.



Leave a Reply