Pekerja Muda Lebih Rentan Kecelakaan Kerja

Fakta ini penting bagi setiap organisasi yang ingin mencapai kinerja K3 yang baik: Pekerja berusida muda lebih rentan terhadap kecelakaan kerja.

Penenilitan di Canada: karyawan baru, muda dan belum berpengalaman mengalami kecelakaan kerja 5 kali lebih banyak dari pekerja lain dalam 4 minggu pertama kerja.Di Amerika serikait, didapati bahwa pekerja muda dengan usia dibawah 25 tahun mengalami kecelakaan kerja 2 kali lebih banyak dari pekerja yang lebih dewasa.

Mengapa pekerja muda lebih rentan terhadap kecelakaan? Beberapa faktor berikut diduga menjadi penyebabnya:

  • Pengetahuan
  • Keterampilan
  • Pemahaman terhadap resiko keselamatan, aturan dan prosedur keselamatan
  • Pengendalian diri

Faktor lain yang diduga menjadi penyebab adalah kelelahan. Walaupun kelelahan dapat menjadi penyebab kecelakaan bagi semua usia, pekerja muda lebih berpotensi untuk lebih cepat mencapai kelelahan di tempat kerja karena kegiatan lain diluar pekerjaan seperti kehidupan sosial ‘anak muda’, sekolah malam sampai kemungkinan pekerjaan ganda. Alkohol dan obat-obatan juga tak bisa diabaikan sebagai faktor penyebab tingginya kecelakaan pekerja usia muda.

Pelatihan dan Supervisi bagi Pekerja Berusia Muda

Fakta di atas tentunya membuat para trainer yang memberikan pelatihan tentang K3 harus mempertimbangkan perhatian khusus kepada pekerja berusia muda. Trainer harus:

  • Memberikan instruksi yang jelas tentang prosedur yang harus diikuti, termasuk tindakan-tindakan pencegahan kecelakaan. Trainer juga harus dapat menjelaskan secara logis dan mudah diterima mengapa prosedur dan tindakan-tindakan pencegahan diperlukan.
  • Mendemonstrasi bagaimana melakukan pekerjaan dengan cara yang benar dan aman, menggunakan alat pelindung diri yang diperlukan dan mengoperasikan mesin termasuk:
    • penggunaan pelindung mesin,
    • cara mengaktifkan dan mematikan mesin.
    • Fitur-fitur darurat
    • Cara mengumpan dan memindahkan material yang aman
    • Cara melaporkan masalah mesin dan peralatan
  • Meminta pekerja muda untuk mempraktekkan apa yang telah didmonstrasikan.
  • Memperbaiki setiap kesalahan yang dilakukan

Pengawasan dan keteladanan

Pengawasan dan keteladanan memegang peranan penting untuk membangun kesadaran, terlebih bagi pekerja muda dengan kesadaran yang masih sangat ‘mentah’. Pengawasan perlu diberikan pada beberapa bulan pertama. Pengawasan untuk membangun kesadaran juga harus disertai dengan memberikan umpan balik yang membangun sambil secara terus menerus menjelaskan alasan-alasan logis pentingnya bekerja dengan cara yang benar dan aman. Keteladanan tentu juga menjadi keharusan. Tak akan bisa membangun kesadaran untuk melakukan suatu hal bila atasan pekerja dan juga pekerja senior melakukan hal yang lain.



Leave a Reply